Inspirasi dari Bunda Inong

“Saat saya sekarang sudah jadi ibu rumah tangga, saya rasakan pusing n mumetnya mama ngatur menu masakan tiap hari biar ga bosen..tapi saat sedang sakit kayak gini, ceplok telor adalah solusinya” Quote seorang istri yg sedang flu berat..

Masak, mungkin adalah keahlian wajib para wanita dimanapun berada, tapi tidak bagi saya yang begitu lulus SMA langsung ngekos dan setiap hari hanya beli nasi bungkus untuk makan 3x sehari.Praktis, bisa milih lagi mo makan apa dan dimana (pikiran anak kuliah yg ga bisa malas masak)

Awal 2008, seorang teman memberikan link blog kepada saya, ia mempromosikan kalo resep-resep yang ada di blog itu mudah dibuat dan enak, saya waktu itu nyengir2 aja…tapi karena saya hobi blogwalking maka jadilah, saya sambangi juga blog itu.

Blog itu bernama Dapur Bunda, begitu membuka halaman depannya saya langsung tersenyum dengan tampilan foto 2 anak kecil yang lucu, ternyata keduanya adalah putra dan putri dari Bunda Inong, sang empunya blog. Hihihi, bunda kreatif sekali, menjadikan anak – anaknya model, ekspresi mereka pas makan gitu jadi pengen ikut icip2 resepnya. Berhubung saya ga bisa masak, saya langsung aja menuju ke halaman blog pribadi bunda, wah ternyata tambah banyak foto – foto lucu kedua malaikat kecil itu. Ada satu hal yang bikin saya bingung adalah postingan resep dan postingan cerita bunda kok hanya sampai Agustus 2006? Lah, bundanya apa tiba- tiba males ngeblog ya? Seketika rasa penasaran itu terjawab saat saya membaca shoutbox disamping blog bunda, Innalillahi wa Innalillahi Rojiuun..ternyata bunda udah berpulang 2 tahun sebelumnya yaitu September 2006. Walaupun saya ga kenal bunda, tapi saya tau kalo sosok bunda itu sangat kreatif dan penyayang, dimana banyak cerita-cerita bunda tentang anak,suami dan teman-temannya.


5 tahun berlalu sejak awal pertama saya blogwalking ke blog Bunda Inong, dan kini saya sebagai ibu rumah tangga butuh resep masakan yang gampang tapi enak. Beberapa kali mencari resep masakan di google, ternayata saya diarahkan ke blognya bunda…ah, sepertinya saya memang berjodoh dengan resep2 bunda yang dahulu ga pernah saya perhatikan. Makasih ya bun, resepmu membantuku kini untuk berkreasi di dapur dan siapa tahu saya juga bisa berbagi resep dengan teman- teman yang lain melalui blog saya ini.

Al- Fatihah untuk Bunda Inong, walaupun kita ga sempat kenalan, bunda jadi inspirasiku untuk menjadi ratu rumah tangga yang (almost) perfect.

PS: Terimakasih suamiku, yang mau melahap masakan apapun yang kumasak, walo rasanya masih acakadut tapi untuk hari ini saya ga usah masak ya.. *Manja Mode ON*

-Blog ditulis dengan pusing berat, idung meler, mata panas-

Be Sociable, Share!

One thought on “Inspirasi dari Bunda Inong

  1. Hari ini saya membaca 2 postingan yang menceritakan ttg Bunda Inong
    Semoga selalu istiqomah dalm blogging ya, Mbak
    Salam kenal dari Semarang 🙂

    Salam Kenal juga…terimakasih telah berkunjung ya..:)

Leave a Reply

Your email address will not be published. Required fields are marked *